Peserta Pelatihan Bahasa Perancis Tingkat B1 Setelah Selesai Melaksanakan Ujian Delf B1.
Jakarta, 6 November 2025 — Kementerian Sekretariat Negara
melalui Pusat Pembinaan Penerjemah (Pusbinter) menyelesaikan rangkaian Pelatihan
Kemahiran Berbahasa Prancis Tingkat B1 Tahun 2025, sebuah program
pengembangan kompetensi yang diselenggarakan bekerja sama dengan Institut
Français d’Indonésie (IFI). Pelatihan yang berlangsung sejak 5 Mei hingga
16 Oktober 2025 tersebut merupakan kelanjutan dari program tingkat A2 yang
sukses dilaksanakan pada tahun 2024.
Dalam rangka memastikan mutu pelatihan serta kesiapan
peserta menghadapi ujian sertifikasi internasional, Pusbinter melakukan
pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Ujian DELF B1 pada 5
November 2025 di IFI Jakarta. Kegiatan monitoring ini juga menjadi momentum
silaturahmi antara Pusbinter dan pihak IFI, termasuk pertemuan dengan Direktur
Kursus IFI, yang menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Indonesia
dalam mendukung penguatan kompetensi bahasa asing bagi para Pejabat Fungsional
Penerjemah (PFP).
Pusbinter menilai pelatihan B1 ini memiliki peran
strategis dalam meningkatkan kemampuan penerjemah pemerintah dalam memahami,
berkomunikasi, dan menerjemahkan teks berbahasa Prancis sesuai standar Common
European Framework of Reference for Languages (CEFR). Kompetensi ini sangat
dibutuhkan mengingat meningkatnya kerja sama Indonesia dengan negara-negara
Francophone serta intensitas dokumen dan pertemuan internasional yang
memerlukan dukungan penerjemah pemerintah.
Direktur Kursus IFI dalam pertemuan tersebut
menyampaikan bahwa IFI berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan
Kementerian Sekretariat Negara, baik melalui peningkatan kualitas pelatihan
maupun peluang keterlibatan peserta dalam kegiatan kebahasaan, kebudayaan, dan
diplomasi di lingkungan Francophone. IFI juga mengapresiasi dedikasi PFP yang
mengikuti pelatihan dengan disiplin tinggi sampai pada tahap ujian sertifikasi.
Sementara itu, Kepala Pusat Pembinaan Penerjemah, Sri
Wahyu Utami, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Pelatihan Bahasa Prancis B1
merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun SDM penerjemah yang
kompeten dan siap menghadapi kebutuhan penerjemahan dalam konteks global.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing—termasuk bahasa Prancis yang merupakan
salah satu bahasa resmi PBB—akan memperkuat posisi Indonesia dalam forum internasional,
baik konteks kerja sama multilateral maupun bilateral.
Pemantauan pelaksanaan ujian oleh Pusbinter bertujuan
untuk memastikan bahwa standar pembelajaran yang diberikan IFI berjalan sesuai
kurikulum, sekaligus memberikan dukungan moral kepada para peserta yang
mengikuti ujian DELF sebagai tahap akhir dari proses pelatihan. Dokumentasi
kegiatan memperlihatkan suasana ujian, interaksi Pusbinter dengan pengajar IFI,
serta diskusi singkat mengenai rencana tindak lanjut kolaborasi pelatihan
bahasa di masa mendatang.
Dengan selesainya pelatihan dan pelaksanaan ujian DELF
B1, Pusbinter berharap kompetensi para PFP dapat semakin meningkat dan
memberikan dampak nyata dalam kualitas penerjemahan di lingkungan pemerintah.
Program kerja sama dengan IFI diharapkan terus berlanjut dalam rangka mendukung
kebutuhan peningkatan kompetensi bahasa asing, khususnya di tengah meningkatnya
dinamika hubungan internasional Indonesia. (PUSBINTER / AF)